Skip to main content

Mkhitaryan Setujui Operasi Inter

The Sun meliput langsung dari Kota Manchester yang dingin Januari mengenai kebocoran informasi soal adanya kemungkinan yang serius pertukaran pemain. Jelas kalau pemain yang dimaksud ialah Henrikh Mkhitaryan yang malang.

The Sun meliput langsung dari Kota Manchester yang dingin Januari mengenai kebocoran informasi soal adanya kemungkinan yang serius pertukaran pemain. Jelas kalau pemain yang dimaksud ialah Henrikh Mkhitaryan yang malang. Pemain yang musim kemarin menjanjikan dan membuktikan kapabilitasnya, tetapi tidak untuk kali ini. Musim yang baginya terlalu carut marut sampai-sampai ia dipaksa menyaksikan tempatnya didapuk Jesse Lingard, terlebih bocah asli MU itu sukses menjadi idola baru para fans. Maka tidak lagi ada harapan bagi Miki untuk bertahan.


Bukan hal yang dilema bagi dirinya, karena begitupun dengan MU sendiri, Mourinho sedang menunggu bursa transfer untuk mencari seorang gelandang ideal baginya. Dibukanya pasar musim dingin ini maka Mou memandang sosok Joao Mario sebagai target yang cukup bagus. Bak gayung bersambut, Inter selaku pemilik sang pemain memang telah memikirkan akan melepas pemainnya ini yang kurang mendapat peran oleh Luciano Spalletti. Sampai dengan paruh musim inipun Mario hanya bermain sebagai barang cadangan.

Ide pertukaran anakpun terpikir bagus, sama-sama kurang dibutuhkan bagi timnya, baik Jomar maupun Miki bisa saja benar-benar bertukar seragam. Inter sendiri membeli Mario seharga 40 juta Euro, sedang MU dua menggaet Miki sedikit lebih besar yakni 42 juta Euro. Namun perselisihan harga ini tidak terlalu bermasalah, pasalnya melihat usia keduanya, Mario yang lebih murah memiliki usia yang relatif muda dan punya kemungkinan cerah di masa depan. Sedangkan Miki yang akan berusia 29 tahun bulan ini, terdengar hanya akan menjadi amunisi jangka pendek.

Comments

Popular posts from this blog

Inter Harus Membayar Untuk Miliki De Vrij

Sejatinya Serie A tidak cuma diisi bek-bek sekadar Koulibaly, Chielini, apalagi Bonucci. Di sana terdapat beragam pemain belakang yang memiliki citra yang bahkan lebih tinggi apabila lebih banyak dikenalkan. Stefan De Vrij merupakan salah satu nama bek tengah yang memiliki kapabilitas hebat di italia. De Vrij telah memiliki nama di PD 2014 lalu dimana ia mendapat banyak peminat bahkan dari tim-tim kelas dunia, namun singkat cerita Lazio lah yang lebih cepat mengambil langkah. Kini, rupanya idealisme De Vrij mulai patah seiring perjuangan berat di Lazio yang tidak jelas dalam perburuan gelar. Dalam 3 musim terakhirnya, Lazio tidak lebih baik dari sekadar finis di 5 besar. Prestasi paling baiknya bahkan hanya sebagai runner-up Coppa. Melihat situasi ini dan juga kondisi Lazio yang bukan merupakan klub ambisius penghunus gelar, De Vrij telah mantap melihat keluar. Kontrak berakhir akhir musim, namun tawaran perpanjangan ditolak dengan alasan terlalu kecil. Indikasi yang jelas menyi...